Jumat, 17 April 2015

ZIKIR-ZIKIR YANG BANYAK PAHALANYA BERDASARKAN HADIS YANG KUAT

ZIKIR-ZIKIR
YANG BANYAK PAHALA

BERDASARKAN HADIS KUAT (SHAHIH / HASAN)

Disusun Oleh:
Abi Sulthan
(Tgk. Taufiq Yacob, S. Pd. I.)







Dikutip dari Kitab
AL-AZKAR
Imam An-Nawawi





PERTAMA

Rasulullah. Saw bersabda “Apabila seseorang membaca saidul “istighfar” pada waktu petang lalu ia meninggal pada waktu malam pasti ia akan masuk surga. Barang siapa yang membacanya di waktu pagi lalu ia meniggal pada hari itu pasti ia masuk surga.”

"اَللهمّ أَنْتَ رَبِّي لَآ إلهَ إِلَّآ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأبُوْءُ بِذَنْبِيْ فاغْفِرْ لِيْ فإنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ"
Artinya: Ya Allâh, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menepati perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).

(Hadis Shahih Riwayat Al-Bukhari)


KEDUA
Hadits: “Rasulullah. Saw menjumpai seorang wanita  yang sedang bertasbih dalam masjid dan menghitung tasbihnya dengan kerikil / biji kurma maka Rasulullah. Saw bersabda: Maukah kamu saya ajarkan cara mendapat pahala yang lebih mudah dari ini?. Bacalah!!”:
سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ فِي السَّمَآءِ، سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ فِي الأَرْضِ، سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ مَا بَيْنَ ذَلِكَ، سُبحَانَ اللهِ عَدَدَ مَا هُوَ خَالِقٌ، اَللهُ أَكْبَرُ عَدَدَ مَاخَلَقَ فِي السَّمَآءِ، اَللهُ أَكْبَرُ عَدَدَ مَا خَلَقَ فِي الأَرْضِ، اَللهُ أَكْبَرُ عَدَدَ مَا بَيْنَ ذَلِكَ، اَللهُ أَكْبَرُ عَدَدَ مَا هُوَ خَالِقٌ، اَلْحَمْدُ للهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ فِي السَّمَآءِ، اَلْحَمْدُ للهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ فِي الأَرْضِ، اَلْحَمْدُ للهِ عَدَدَ مَا بَيْنَ ذَلِكَ، ، اَلْحَمْدُ للهِ عَدَدَ مَا هُوَ خَالِقٌ، لَآإِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ مَاخَلَقَ فِي السَّمَآءِ، لَآإِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ مَا خَلَقَ فِي الأَرْضِ، لَآإِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ مَا بَيْنَ ذَلِكَ، لَآإِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ مَا هُوَ خَالِقٌ، لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلاَّ بِاللهِ عَدَدَ مَاخَلَقَ فِي السَّمَآءِ، لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلاَّ بِاللهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ فِي الأَرْضِ، لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلاَّ بِاللهِ عَدَدَ مَا بَيْنَ ذَلِكَ، لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلاَّ بِاللهِ عَدَدَ مَا هُوَ خَالِقٌ.
Artinya: Maha suci Allah sebanyak ciptaan-Nya di langit, Maha suci Allah sebanyak ciptaan-Nya di bumi, maha suci Allah sebanyak ciptaan-Nya di antara langit dan bumi, maha suci Allah sebanyak apa saja yang Allah ciptakan. Maha besar Allah sebanyak ciptaan-Nya di langit, Maha besar Allah sebanyak ciptaan-Nya di bumi, maha besar Allah sebanyak ciptaan-Nya di antara langit dan bumi, maha besar Allah sebanyak apa saja yang Allah ciptakan. Segala puji bagi Allah sebanyak ciptaan-Nya di langit, Segala puji bagi Allah sebanyak ciptaan-Nya di bumi, Segala puji bagi Allah sebanyak ciptaan-Nya di antara langit dan bumi, Segala puji bagi Allah sebanyak apa saja yang Allah ciptakan. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah sebanyak ciptaan-Nya di langit, Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah sebanyak ciptaan-Nya di bumi, Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah sebanyak ciptaan-Nya di antara langit dan bumi, Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah sebanyak apa saja yang Allah ciptakan. Tiada daya dan tiada upaya kecuali dengan Allah sebanyak ciptaan-Nya di langit, Tiada daya dan tiada upaya kecuali dengan Allah sebanyak ciptaan-Nya di bumi, Tiada daya dan tiada upaya kecuali dengan Allah sebanyak ciptaan-Nya di antara langit dan bumi, Tiada daya dan tiada upaya kecuali dengan Allah sebanyak apa saja yang Allah ciptakan.

(Hadis Hasan Riwayat at-Tirmizi)


KETIGA
Hadits: “Pada suatu hari Rasulullah. Saw keluar rumah setelah salat shubuh meninggalkan Isterinya “Juwairiyah” yang sedang duduk di tempat salatnya. Rasulullah. Saw pulang pada waktu dhuha dan mendapatkan isterinya masih duduk di tempatnya tadi, beliau bertanya apakah kamu tidak beranjak dari situ semenjak saya tinggalkan?, Istrinya menjawab ya. Lalu Rasulullah. Saw bersbada; Setelah meninggalkan kamu saya telah mengucapkan empat kalimat tiga kali, seandainya kalimat-kalimat itu dibandingkan dengan bacaan kamu dari subuh tadi sungguh seimbang pahalanya. Yaitu:
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ، ورِضَى نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Artinya: Maha suci Allah dan aku memujinya sebanyak ciptaan-Nya dan seluas ridha-Nya dan seberat Arasy-Nya dan sebanyak tinta yang mencatat kalimat-Nya.

(Hadis Shahih Riwayat Muslim)

KEEMPAT
Rasulullah. Saw bersabda: Barang siapa membaca kalimat-kalimat berikut sepuluh kali ( 10 x ) sama pahalanya dengan memerdekan empat orang sahaya dari Bani Ismail. Yaitu:

لَآ إلهَ إ لَّآ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيرٌ
Artinya: Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah yang  maha Esa tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan milik-Nya pula segala pujian dan Allah atas segala sesuatu maha kuasa.

(Hadis Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim)


KELIMA
Rasulullah. Saw bersabda: Barang siapa membaca kalimat-kalimat berikut seratus kali ( 100 x ) dalam satu hari maka pahalanya sepeti memerdekan sepuluh orang hamba sahaya, dituliskan baginya seratus kebajikan, dihapus darinya seratus kesalahan dan itu menjadi benteng baginya dari godaan setan pada hari itu hingga sore dan tidak ada seorang pun yang punya pahala yang lebih banyak darinya kecuali orang yang membaca kalimat itu  lebih banyak lagi.

لَآ إلهَ إ لَّآ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيرٌ
Artinya: Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah yang  maha Esa tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan milik-Nya pula segala pujian dan Allah atas segala sesuatu maha kuasa.

(Hadis Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim)

KEENAM
Rasulullah. Saw bersabda: Barang siapa membaca kalimat berikut ia pasti masuk surga. Yaitu:
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ  دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُوْلاً وَّنَبِيًّا
Artinya: Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai Agamaku dan Nabi Muhammad. Saw sebagai rasul dan nabiku.
(Hadis Shahih Riwayat Abi Daud)

KETUJUH
Rasulullah. Saw bersabda: Barang siapa yang berwudhu’ lalu membaca do’a berikut maka Allah akan membuka baginya semua pintu surga yang delapan dan ia bebas memasukinya dari pintu mana saja yang ia sukai. Yaitu:
أشْهَدُ أَنْ لَآ إلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ  "اللهم اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ المُتَطَهِّرِيْنَ".
Artinya : “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci.”

(Hadis  Shahih Riwayat Muslim, kecuali do’anya diriwayatkan oleh at-Tirmizi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar