Kamis, 02 April 2015

CARA WUDHU' ORANG PAKAI PERBAN

Bila terdapat luka pada anggota wudhu' maka wajib dilakukan hal berikut:
           
1.      Bersihkan luka dari najis
2.      Berwudhu’ dengan membasuh semua anggota wudhu’ yang tidak terluka
3.      Bertayamum seperti tayamum biasa untuk menyucikan anggota wudhu’ yang terluka
4.      Tayamum dilakukan sesudah atau sebelum membasuh anggota wudhu’ yang padanya ada luka, karena wajib memelihara tertib wudhu’.
5.      Dalam keadaan suci pakai perban (bila harus pakai perban).


Bila berhadas lagi setelah memakai perban:
1.  Berwudhu’ dengan membasuh semua anggota wudhu’ yang tidak terluka
2.   Menyapu air di atas perban untuk menyucikan angota wudhu’ yang tidak terluka di bawah perban
3.   Bertayamum seperti biasa untuk menyucikan anggota wudhu’ yang teluka
4.   Tayamum dilakukan sesudah atau sebelum membasuh anggota wudhu’ yang padanya ada luka, karena wajib memelihara tertib wudhu’.

Bila ketentuan di atas telah dilakukan dan luka bukan pada angota tayamum tidak wajib qadha shalat yang dilakukan dengan wudhu’ tersebut.

Bila luka berada pada anggota tayamum, wajib qadha salat yang dilakukan dengan wudhu’ tersebut.

Bila luka dipakai dalam keadaan berhadas wajib qadha salat yang dilakuan dengan wudhu’ tersebut.

Lihat:
Muhammad bin Qaashim,  Fath al-Qariib al-Mujib fii Syarh Alfadh at-Taqriib, (Bairut: Daar Ibn Al-Hazam, 2005), hal. 51.
(وصاحب الجَبائر) - جمع جبيرة بفتح الجيم، وهي أخشاب أو قصب تسوى وتشد على موضع الكسر ليلتحم - (يمسح عليها) بالماء إن لم يمكنه نزعها لخوف ضرر مما سبق، (ويتيمم) صاحب الجبائر في وجهه ويديه كما سبق (ويصلي ولا إعادة عليه إن كان وضعها) أي الجبائر (على طهر) وكانت في غير أعضاء التيمم، وإلا أعاد. وهذا ما قاله النووي في الروضة
“Dan si shahib jabair (al-Jabair adalah jama’ dari jabirah dengan fatah jim, yaitu kayu atau bambu yang dibentangkan dan diikat diatas luka supaya menyatu kembali) wajib menyapu air di atas perban bila tidak mungki dicabut kerena bisa menimbulkan kemudharatan seperti telah dijelaskan dan dia wajib betayamum seperti tayamumum biasa (menyapu muka dan dua tangan) lalu ia salat dan tidak wajib mengulangi salat tersebut bila perban itu dipakai dalam keadaan suci dari hadas dan lukanya bukan pada anggota tayamum. Bila lukanya pada anggota tayamum atau dipakai perban dalam keadaan berhadas wajib diulangi salat tersebut. Ini merupakan pernyataan Immam An-Nawawi dalam Raudhah.”

Abubakar bin Muhammad, Kifayah al-Akhyar Fii Hall Ghayah al-Ikhtishar, (Damsyiq: Daar al-Khair, 1994), hal. 62:
يجب عَلَيْهِ أُمُور مِنْهَا غسل الصَّحِيح على الْمَذْهَب وَيجب غسل مَا يُمكن غسله حَتَّى تَحت أَطْرَاف الْجَبِيرَة من الصَّحِيح بِأَن يضع خرقه مبلوله ويعصرها لتغسل تِلْكَ الْمَوَاضِع بالمتقاطر وَمِنْهَا مسح الْجَبِيرَة بِالْمَاءِ على الْمَشْهُور كَمَا ذكره الشَّيْخ لأجل مَا أخذت الْجَبِيرَة من الصَّحِيح وَيجب مسح كل الْجَبِيرَة على الصَّحِيح وَمِنْهَا أَنه يجب التَّيَمُّم مَعَ ذَلِك على الْمَشْهُور
Wajib atas orang yang memakai perban melakukan hal berikut:

Membasuh anggota wudhu yang tidak terluka berdasarkan mazhab, wajib membasuh seluruh bagian sehat yang mungkin dibasuh sehingga dibawah ujung-ujung perban dengan cara meletakkan kain yang dibasahi dan memerasnya agar dibawah ujung-ujung itu terbasuh dengan tetesan air, menyapu air di atas perban berdasarkan pendapat masyhur, sebagaimana disebutkanoleh as-Syeikh untuk menyucikan anggota sehat dibawah perban dan wajib membasuh seluruh bagian jabirah menurut pendapat shahih dan wajib bartayamum berdasarkan pendapat masyhur.

1 komentar:

  1. bandarq
    Ligapoker

    bandarq
    Ligapoker
    #206.189.46.152/bandarq/ #206.189.46.152/klikqq/ #klikqq #klikkiu #bandarq #marinabet365.com #ligapoker1

    BalasHapus